Showing posts with label Reflection. Show all posts
Showing posts with label Reflection. Show all posts

October 2, 2022

(True vs False) Hope

This is the true hope. Follow this.



Your hope is not that God wills to keep you off from all suffering. Jeremiah 29:11 teaches that God wills to bring you through all suffering. Suffering is a reality for God's people in this fallen world, and God's people will not escape it.


But God in the middle of the suffering, "I promise to enable you to endure it." And God doesn't promise in His word that suffering will end in a short time, that's a false hopethat has let all kind of people stray. True hope God promises (is) your suffering will end in a long term.


"Your suffering will not have the last word. I have a good plan for you," God says. "And My good plan is guaranteed to prevailed in the end."


Most of us would like God to work out our problems by the end of the week, not the end of the century which is why these false prophets were so appealing then that's why prosperity teaching is so popular today. But it's NOT TRUE. It is a LIE. God's plan calls for patient and trust.

 

What God says is when suffering comes, sometimes suffering stays.


(David Platt)


January 30, 2018

Trying to be (better) person


The world isn't all sunshine & rainbows. Sometimes it's a very mean & nasty place.

And if you focus on the hurt, you'll just continue to suffer. But if you focus on the lesson, you'll continue to grow.

March 31, 2017

Acceptance & Hope


aku belajar berbicara dengan keheningan yang ada di dalam diriku…

aku menyadari bahwa semua yang terjadi di dalam hidupku memiliki tujuan. bahwa tidak ada satupun dari itu semua yang merupakan kesalahan, dan tak ada pula yang hanya sebuah kebetulan. karena segala peristiwa adalah berkat pemberian Tuhan sebagai bahan pembelajaran.

pulih bukan berarti sakit itu tidak pernah ada, melainkan sakit itu tidak lagi bisa mengendalikan kita. :)

dan menerima adalah jawaban dari semua masalah. segalanya akan terjadi sebagaimana seharusnya itu terjadi. satu-satunya hal yang perlu kuperbuat adalah mengubah sikapku.

tiada seorangpun yang tidak berguna di dunia ini… aku menemukan harapan di hari-hari sedihku, aku akan berfokus pada kebahagiaan.

karena…
"kita semua adalah pengunjung di saat ini, di tempat ini. kita hanya lewat untuk mengamati, belajar, berkembang, mencintai… lalu, kembali ke rumah." (pepatah warga Australia Aborigin)


September 6, 2016

Belajar 5 Prinsip Hidup Dari Sebuah Pensil


Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat. "Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?"

Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini, yaitu pensil yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" ujar nenek.

Mendengar perkataan nenek, si cucu kemudian melihat pensil tersebebut dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang neneknya pakai.

"Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya." ucap si cucu.

Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini."

Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.


Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya.

Kualitas ke-dua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.

Kualitas ke-tiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar.

Kualitas ke-empat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu.

Kualitas ke-lima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda atau goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan.

August 11, 2016

Kisah Ular dan Gergaji


Alkisah, seekor ular memasuki gudang tempat kerja tukang kayu di sore hari. Tukang kayu biasa membiarkan sebagian peralatan kerjanya masih berserakan dan tidak merapikannya.
Nah ketika ular itu berjalan kesana kemari di dalam gudang, tanpa sengaja ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji, menyebabkan perut ular terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali.

Serangan itu menyebabkan luka parah di bagian mulut ular. Marah dan putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan musuhnya. Ia pun membelit kuat gergaji itu. Maka tubuhnya terluka amat parah dan akhirnya ia pun mati..

Renungan:
"Kadangkala, di saat kita marah, kita ingin melukai orang lain. Tapi sesungguhnya tanpa disadari, yang terluka justru diri kita sendiri."
Mari, kita sama-sama belajar untuk tidak marah (atau setidaknya mampu meredakan amarah) terhadap situasi buruk yang kita alami. 😃


November 15, 2015

Perdebatan Murid Pintar & Murid Bodoh, Siapa yang Benar?


Di Tiongkok pernah ada seorang guru yang sangat dihormati karena tegas dan jujur.

Suatu hari, 2 murid menghadap guru tersebut. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat tentang hitungan 3x7. Murid pandai mengatakan 21, murid bodoh bersikukuh mengatakan 27. Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta guru sebagai jurinya untuk mengetahui siapa yang benar diantara mereka, sambil si bodoh mengatakan "Jika saya yang benar 3x7=27 maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh guru, tapi jika kamu yang benar ( 3x7=21 ) maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri ha ha ha!!"

Demikian si bodoh menantang dengan sangat yakin dengan pendapatnya. "Katakan guru, mana yang benar?" tanya murid pandai.

Ternyata guru memvonis cambuk 10x untuk murid pandai (orang yang menjawab 21). Si murid pandai protes keras.

Guru kemudian menjawab "Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi untuk KETIDAKARIFANmu yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tau kalo 3x7 adalah 21."

"Lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi ARIF daripada guru harus melihat 1 nyawa terbuang sia-sia!" lanjut guru.

Pesan Moral:
Jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yang tak berguna berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan, sebab secara tidak sadar kita telah membuang waktu dan energi untuk hal yang tidak perlu.

Bukankah kita sering mengalaminya?

Berdebat atau bertengkar untuk hal yang tidak ada gunanya, hanya akan menguras energi secara percuma. Ada saatnya kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yang sia-sia. Diam bukan berarti kalah, bukan?Memang tidak mudah, tapi janganlah sekali-kali berdebat dengan orang bodoh yang tidak menguasai permasalahan.

"MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI ORANG YANG BISA MENGONTROL DIRI & HINDARI KEMARAHAN ATAS SUATU KEBODOHAN" :)

September 27, 2015

Arti Sebuah Kesetiaan


Ini cerita nyata, beliau adalah Bapak Eko Pratomo Suyatno, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dalam memajukan industri Reksadana di Indonesia.

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi. Pak Suyatno, 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun dan dikaruniai 4 orang anak.

Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke-3, seluruh tubuh istrinya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang. Bahkan lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum.

Untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas waktu maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang, bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari, keempat anak Pak Suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yang merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yg sulung berkata “Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak, bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”
Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-kata: “Sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak-anaknya: “Anak-anakku… Jikalau perkawinan & hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah. Tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Sejenak kerongkongannya tersekat, kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.”
“Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”

Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh dipelupuk mata Ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi narasumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa.

Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yang hadir di studio, kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah Pak Suyatno bercerita ”Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan”

“Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu-lucu. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit…”

Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti, tidak usah kau tangisi hari kemarin. Kesetiaan adalah kemurnian cinta abadi.

August 3, 2015

Keep Dreaming

This is one of the SADDEST stories ever told in Hollywood.


His name is Sylvestar Stallone. One of the BIGGEST and most famous American Movie superstars.

Back in the day, Stallone was a struggling actor in every definition. At some point, he got so broke that he stole his wife's jewellery and sold it. Things got so bad that he even ended up homeless. Yes, he slept at the New York bus station for 3 days. Unable to pay rent or afford food.

His lowest point came when he tried to sell his dog at the liquor store to any stranger. He didn't have money to feed the dog anymore. He sold it at $25 only. He says he walked away crying.

Two weeks later, he saw a boxing match between Mohammed Ali and Chuck Wepner and that match gave him the inspiration to write the script for the famous movie, ROCKY. He wrote the script for 20 hours!

He tried to sell it and got an offer for $125,000 for the script. But he had just ONE REQUEST. He wanted to STAR in the movie. He wanted to be the MAIN ACTOR. Rocky himself. But the studio said NO. They wanted a REAL STAR.

They said he "looked funny and talked funny". He left with his script. A few weeks later, the studio offered him $250,000 for the script. He refused. They even offered $350,000. He still refused. They wanted his movie. But NOT him. He said NO. He had to be IN THAT MOVIE.

After a while, the studio agreed, gave him $35,000 for the script and let him star in it!

The rest is history! The movie won Best Picture, Best Directing and Best Film Editing at the prestigious Oscar Awards. He was even nominated for BEST ACTOR! The Movie ROCKY was even inducted into the American National Film Registry as one of the greatest movies ever!

And do you know the first thing he bought with the $35,000? THE DOG HE SOLD. Yes, Stallone LOVED HIS DOG SO MUCH that he stood at the liquor store for 3 days waiting for the man he sold his dog to.

And on the 3rd day, he saw the man coming with the dog. Stallone explained why he sold the dog and begged for the dog back. The man refused. Stallone offered him $100. The man refused. He offered him $500. And the guy refused. Yes, he refused even $1000. And believe it or not, Stallone had to pay $15,000 for the same dog he sold at $25 only! And he finally got his dog back!

And today, the same Stallone who slept in the streets and sold his dog JUST BECAUSE he couldn't even feed it anymore, is one of the GREATEST Movie Stars who ever walked the Earth!

Being broke is BAD. Really BAD. Have you ever had a dream? A wonderful dream? But you are too broke to implement it? Too tiny to do it? Too small to accomplish it?

Life is tough. Opportunities will pass you by, just because you are NOBODY. People will want your products but NOT YOU. It's a tough world. If you ain't already famous, or rich or "connected", you will find it rough.

Doors will be shut on you. People will steal your glory and crash your hopes. You will push and push. And yet NOTHING WILL HAPPEN. And then your hopes will be crashed. You will be broke. Damn broke. You will do odd jobs for survival. You will be unable to feed yourself. And yes, you may end up sleeping in the streets. It happens. Yes, it does.

BUT NEVER LET THEM CRUSH THAT DREAM! Whatever happens to you, keep dreaming! Even when they crush your hopes, keep dreaming! Even when they turn you away, keep dreaming! Even when they shut you down, keep dreaming!

NO ONE KNOWS WHAT YOU ARE CAPABLE OF, EXCEPT YOURSELF. People will judge you by how you look and by what you have. But please, fight on! Fight for your place in history. Fight for your glory. NEVER EVER GIVE UP! AS LONG AS YOU ARE STILL ALIVE, YOUR STORY IS NOT OVER.

Keep up the fight. Keep your dreams and hope alive. Go great! :)

July 27, 2015

Dendam Melemahkanmu, Jadilah Pemaaf :)


Pada sebuah sekolah, seorang guru mengajarkan sesuatu pada murid-muridnya. Beliau meminta agar para murid membawa sebuah kantong plastik besar dan mengisinya dengan kentang. Kentang-kentang itu mewakili setiap orang yang pernah menyakiti hati mereka dan belum dimaafkan. Setiap kentang yang dibawa, dituliskan sebuah nama orang yang pernah menyakiti hati murid-murid itu.

Beberapa murid memasukkan sedikit kentang, sebagian membawa cukup banyak. Para murid harus membawa kentang dalam kantong itu kemanapun mereka pergi. Menemani mereka belajar, dibawa pulang, dibawa lagi ke sekolah, diletakkan di samping bantal mereka saat tidur, pokoknya, kentang dalam kantong itu tidak boleh jauh dari mereka.

Makin hari, makin banyak murid yang mengernyitkan hidung karena kentang-kentang itu mulai mengeluarkan aroma busuk.
"Apakah kalian telah memaafkan nama-nama yang kalian tulis pada kulit kentang itu?" tanya sang guru.
Para murid tampaknya sepakat untuk belum bisa memaafkan nama-nama yang telah memaafkan mereka.
"Jika demikian, kalian tetap harus membawa kentang itu kemanapun kalian pergi,"

Hari demi hari berlalu. Bau busuk yang dikeluarkan kentang-kentang itu semakin membusuk. Banyak dari mereka yang akhirnya menjadi mual, pusing dan tidak nafsu makan karenanya. Akhirnya, mereka membuang kentang-kentang itu ke dalam tempat sampah. Dengan asumsi mereka juga memaafkan nama-nama yang mereka tulis di atas kulit kentang.

"Nah, para murid, dendam yang kalian tanam sama seperti kentang-kentang itu. Semakin banyak kalian mendendam, semakin berat kalian melangkah. Semakin hari, dendam-dendam itu akan membusuk dan meracuni pikiran kalian," ujar sang guru sambil tersenyum.

Para murid hanya terdiam, meresapi setiap perkataan guru mereka.
"Karena itu, sekalipun kalian menyimpan dendam pada orang lain, atau mereka pernah menyakiti hati kalian, maafkanlah mereka dan lupakan yang pernah mereka lakukan, jadikan hal itu sebagai pembelajaran dalam hidup kalian. Dendam sama seperti kentang-kentang busuk itu, kalian bisa membuangnya ke tempat sampah,"

Para murid tersenyum. Sejak hari itu, mereka belajar untuk menjadi manusia yang pemaaf dan tidak mudah menyimpan dendam. Hidup mereka tenang tanpa terbebani bau busuk yang akan merusak pikiran dan tubuh.

RENUNGAN: Kisah ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjadi manusia yang pemaaf. Sekalipun dendam tidak kita rasakan beratnya secara fisik, tetapi secara mental akan melemahkan langkah Anda, membuat hidup Anda tidak nyaman. Maafkanlah mereka yang pernah menyakiti Anda dan hirup udara segar kebebasan.

May 11, 2015

Everyone is Important


Beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Di sampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.

"Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?" tanya si pemuda.
"Oh.. Saya mau ke Jakarta terus connecting flight ke Singapore nengokin anak saya yang ke-dua" jawab ibu itu.
"Wow... Hebat sekali putra Ibu" sahut pemuda itu dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu, pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.

"Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang ke-dua ya Bu? Bagaimana dengan kakak-adiknya?"
"Oh ya tentu.." si Ibu bercerita: "Anak saya yang ke-tiga seorang dokter di Malang, yang ke-empat kerja di Perkebunan di Lampung, yang ke-lima menjadi arsitek di Jakarta, yang ke-enam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, dan yang ke-tujuh menjadi dosen di Semarang."

Pemuda tadi diam. "Hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh" batinnya.

"Terus bagaimana dengan anak pertama Ibu?"


Sambil menghela napas panjang, Ibu itu menjawab, "Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja, nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar"

Pemuda itu segera menyahut, "Maaf ya Bu, sepertinya Ibu agak kecewa ya dengan anak pertama Ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani?"

Dengan tersenyum Ibu itu menjawab, "Ooo... tidak... tidak begitu, nak. Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani"







Pelajaran hari ini:

Percayalah, setiap orang di dunia ini adalah orang penting. Tidak ada orang yang tidak berguna. Semuanya punya kelebihannya masing-masing.


Buka mata, hati, jiwa dan cara pandang Anda. Kita tidak dapat mengambil suatu kesimpulan sebelum kita mengetahui seluruh ceritanya. Yang terpenting adalah bukan siapa Anda tetapi apa yang telah Anda buat.

April 10, 2015

10 Pertanyaan Psikologi Kepribadian



Berikut merupakan 10 pertanyaan psikologis kepribadian seseorang berdasarkan jawaban yang dipilih. Akan lebih baik jika Anda mencatat jawaban Anda di kertas, kemudian mencocokan jawaban Anda.

PERTANYAAN

1. Suatu hari ada seekor burung berwarna biru tiba-tiba masuk ke rumah Anda dan terperangkap didalamnya. Anda pun berniat untuk memeliharanya. Namun ada suatu keanehan yang terjadi pada burung tersebut. Akan berubah menjadi warna apakah burung tersebut di hari berikutnya?
A. Tetap Hitam
B. Kembali menjadi warna biru
C. Menjadi warna putih
D. Menjadi warna emas

2. Bayangkan Anda ada di sebuah dataran dengan langit yang begitu biru. Dan sekali lagi bayangkan sebuah tempat dimana Anda merasa nyaman dan tentram. Pilih salah satu dari 4 tempat di bawah ini.
A. Daratan yang dipenuhi salju putih
B. Lautan biru
C. Gunung yang hijau
D. Padang yang dipenuhi bunga bewarna kuning

3. Anda berjalan di jalan, memikirkan hal hal lain, dan tersandung tong sampah di trotoar dan jatuh. Apa yang tumpah keluar dari tong sampah?
A. Tidak ada yang tumpah, tong sampah kosong
B. Tumpukan sampah tumpah ke jalan
C. Biji apel, tulang ayam dan sampah lainnya
D. Plastik sampah yang terikat rapi

4. Di suatu hari yang cerah, Anda sedang berjalan kaki kesuatu daerah yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya, dan terkagum kagum melihat sebuah rumah di seberangnya. Tapi, kenapa yah pintu depannya setengah terbuka?
A. Jangan-jangan rumah itu dirampok
B. Wah, pemiliknya lupa mengunci pintu tuh!
C. Paling pemilik rumahnya ada di dalam, sedang menyapu di sekitar pintu masuk

5. Sebuah cangkir keramik putih polos siap kita hias dengan lapisan cat warna biru. Pola seperti apakah yang akan Anda pilih?
A. Garis-garis
B. Bulat-bulat
C. Garis berombak
D. Kotak-kotak seperti papan catur

6. Kita sedang membayangkan diri kita memakai parasut dan sedang menikmati detik demi detik melayang turun di angkasa. Pemandangan apa yang Anda lihat dari sana?
A. Hamparan padang rumput berhias bunga-bunga cantik
B. Dari kiri ke kanan cuma terlihat tumpukan berbatu
C. Ada binatang liar super ganas yang sudah siap menyambut kita
D. Sebuah sungai yang mengalir

7. Saat tersesat di hutan seharian dan kelaparan, apa yang Anda lakukan ketika menemukan sebuah rumah yang terbuat dari permen?
A. Mulai makan apa saja yang terlihat di depan mata
B. Wajib mencoba sebanyak mungkin permen yang ada
C. Begitu menemukan permen kesukaan, baru kita mengisi perut
D. Gawat..kita gak suka permen lebih suka keripik kentang

8. Semalam Anda datang ke konser, saat pulang Anda membayangkan ada di atas panggung. Kira-kira alat musik apa yang ingin Anda mainkan?
A. Biola
B. Bass
C. Terompet
D. Seruling

9. Ada sebatang pohon yang tua. Bila hujan turun beberapa helai daunnya tumbuh. Bila musim gugur datang, angin menerbangkan semua daunnya. Jika diberi pilihan, Anda mau jadi apa?
A. Hujan
B. Angin
C. Musim Gugur
D. Daun
E. Pohon

10. Di depan Anda terdapat 4 potong kue. Kue mana yang Anda pilih?
A. Short Cake
B. Cheese Cake
C. Fruit Tart
D. Chocolate Cake



January 12, 2014

7 Langkah Awet Muda & Bahagia Setiap Hari


(1) Basuh HATI dan PIKIRAN dengan "DOA" dan "FIRMAN" setiap pagi hari.

(2) Oles krim "SYUKUR", sebelum dan sesudah melakukan aktifitas.

(3) Minum jus "SENYUMAN MURNI" sebanyak mungkin sepanjang hari.

(4) Makan nasi "KETULUSAN" dan sayur "KEJUJURAN", juga buah "ROH"
(5) Hindari gorengan "NEGATIVE THINKING"

(6) Nikmati cemilan "CANDA dan TAWA"

(7) Oles krim DOA MALAM dengan "PUJIAN dan PENYEMBAHAN ..."

Percayalah semua itu tanpa "EFEK SAMPING"

"Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu."
"TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka."
"Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya."
"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang
menaruh harapannya pada TUHAN.


December 26, 2013

Kesabaran



Pada suatu masa, di sebuah desa, seorang ibu sedang menunggu kedatangannya puterinya yang bekerja. Ibu itu adalah seorang wanita yang telah kehilangan suaminya sakit bertahun-tahun yang lalu. Pendapatan keluarga hanya didapat dari anak perempuannya yang bekerja di kota dan pulang setiap akhir pekan. Sekalipun putrinya bekerja, kehidupan ekonomi mereka tak kunjung membaik.

Saat malam akan menjelang, puterinya tiba di rumah dengan wajah yang sangat lelah dan tampak gusar. Melihat wajah yang tidak biasa itu, sang ibu menanyakan kepada putrinya.

"Anakku, ada apa? Mengapa wajahmu tampak sedih dan gusar?" tanya si ibu.

Anak perempuan itu menghela napas panjang lalu mengatakan, "Ibu, aku lelah sekali. Aku tidak habis pikir mengapa hidupku sangat malang. Aku selalu bekerja keras, selalu menunjukkan apa yang aku bisa, aku bahkan selalu mengorbankan banyak hal untuk pekerjaanku. Tetapi tidak ada yang memuji pekerjaanku, mereka bahkan sering mengejek dan mengatakan aku tidak akan bisa mencapai hasil terbaik dalam pekerjaanku," dua tetes air mata mengalir di pipi anak perempuan itu.

Sang ibu mengusap rambut anak perempuannya dengan sayang. "Anakku, jangan pernah mengharap orang lain untuk selalu memuji apa yang sedang engkau kerjakan."

"Maksud ibu?" tanya sang anak tak mengerti.

"Coba kau lihat bunga sepatu yang tumbuh di halaman belakang rumah kita. Dulu, saat kau masih kecil, tidak ada yang menanam pohon bunga sepatu di sana, dia tiba-tiba tumbuh dan semua orang membiarkannya tumbuh tanpa memberi pupuk atau menyiram." ujar si ibu.

Anak perempuannya hanya mendengarkan.

"Tidak ada yang peduli pada bunga sepatu itu, hingga pada masa dia berbunga, semua orang akan mengagumi betapa indah kelopak-kelopaknya. Bahkan tidak sedikit yang berebut untuk memetiknya," lanjut si ibu sambil tersenyum. "Anakku, orang lain mungkin tidak peduli dengan apa yang kamu kerjakan sekarang, tetapi jangan menyerah dan selalu berikan yang terbaik, seperti yang dilakukan bunga sepatu. Dia selalu bersabar dan memberikan yang terbaik sekalipun orang-orang tidak peduli padanya."

Anak perempuan itu langsung memeluk ibunya sambil menangis karena telah merasa keliru dan menyesal telah menangisi kesabaran dan kerja keras yang sudah dia lakukan. "Aku berjanji akan memberikan yang terbaik," ujarnya.

Sekalipun banyak hal yang menjadi penghalang dalam pencapaian usaha kita, kita tidak boleh menyerah begitu saja. Selalu berikan yang terbaik, maka suatu saat, akan banyak orang yang melihat betapa indah hasil kerja keras kita, seperti kelopak bunga sepatu yang cantik. Kelopak yang mekar sekalipun tidak ada yang peduli dengannya. 



November 24, 2013

The Relationship


The relationship between pencil and eraser




Pencil: I’m sorry….

Eraser: For what? You didn’t do anything wrong.


Pencil: I’m sorry cos you get hurt because of me. Whenever I made a mistake, you’re always there to erase it. But as I make my mistakes, you lose a part of yourself. You get smaller and smaller each time.

Eraser: That’s true. But I don’t really mind. You see, I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though one day, I know I’ll be gone and you’ll replace me with a new one. I’m actually happy with my job.. So please, stop worrying. I hate seeing you sad.

This conversation between the pencil and the eraser very inspirational.

Parents are like the eraser whereas their children are the pencil.


They’re always there for their children, cleaning up their mistakes. Sometimes along the way.. They get hurt, and become smaller (older, and eventually pass on). Though their children will eventually find someone new (spouse), but parents are still happy with what they do for their children, and will always hate seeing their precious ones worrying or sad.

This is for all parents out there…


November 21, 2013

Sepucuk Surat Kepada yg Letih dan Lesu

Anak-Ku yang terkasih,

Aku mendengar jeritanmu kemarin malam. Aku berada di kegelapan dalam dirimu, ketika air matamu mengalir di wajahmu dan hatimu remuk.

Apakah kau mengira Aku tidak melihatnya dan tidak peduli terhadapmu?

Apakah kamu mengira bahwa Aku tidak tahu betapa lelah, letih dan lesu kamu sesungguhnya?

Anak-Ku, Aku selalu berada bersamamu, ketika kepahitan hidup sedang menghantammu secara bertubi-tubi... Aku mengamati, ketika kamu menangani semua derita dan kesakitan.

Namun kini kamu letih dan lesu, Aku dapat melihat semangatmu yang patah, juga pengharapan dan impianmu yang semakin sirna.

Ingatlah bahwa Aku penuh dengan kepedulian. Sentuhan-Ku dan kepedulian-Ku dapat menyembuhkan hatimu yang remuk redam, dan meghidupkan api pengharapan sekali lagi dalam dirimu. Biarkanlah aku mengasihimu. Runtuhkanlah penghalang-penghalang di sekeliling hatimu dan sandarkanlah dirimu kepada-Ku.

Aku tidak akan lelah dan letih lesu dan aku memiliki cukup kekuatan untuk menolongmu, bila kamu membutuhkannya.

Kamu tidak pernah sendirian, karena Aku adalah sahabatmu dan Aku tidak akan pernah sedetikpun meninggalkanmu seorang diri.

Sahabatmu,
YESUS.

August 25, 2013

Ironic


I really wonder why people suddenly change after they get what they wanted.


One day they are sweet,

the next day they are not.


One day they are there with you,

the next day they are not.


One day you are important to them,

the next day you are worthless.


One day they love you,

the next day they don’t care about you.


That's how ironic people and things can be.


Pretty shits, pretty lies wrapped up in ribbons. And the worst part is... That kind of people still get what they want in life!! And we are left behind crying for them!!


July 30, 2013

Never Give Up ;)


"I was raped at the age of 9"- Oprah Winfrey

"I didn't even complete my university education" - Bill Gates

"In my childhood days, I stitched shoes"- Abraham Lincoln

"I struggled academically throughout elementary school" - Dr. Ben Carson

"I used to serve tea, at a shop to support my football training" - Lionel Messi

"I used to sleep on the floor in friends' rooms, returning coke bottles for food money, and getting weekly free meals at a local temple" - Steve Jobs

"My teachers used to call me a failure"- PM Tony Blair

Life is not about what you couldn't do so far, it's about what you can still do..


So, never give up! Keep believing.. Have faith and work hard to achieve your dreams ;)


June 2, 2013

Saat Doa Belum Dijawab


Saat doamu belum dijawab, jangan putus asa mungkin Tuhan sedang mencari jawaban yang paling tepat untuk hidupmu sehingga memerlukan lebih banyak waktu sehingga kau diminta setia menunggu.


Saat hidupmu terasa hampa tanpa harapan, jangan berhenti berharap mungkin Tuhan sedang menguji kesabaranmu untuk mengabulkan harapanmu sesuai dengan waktu yang tepat.


Saat hidupmu sendirian jangan takut karena mungkin Tuhan sedang memilihkan orang yang istimewa dan tepat untuk mendampingi hidupmu.


Selalulah menjaga kesabaran dan selalulah setia karena saatnya akan tiba untuk berpihak pada hidup anda sehingga semuanya sesuai dan cocok dengan apa yang anda inginkan.


Selamat menjaga kesabaran dan kesetiaan dalam hidup.


April 5, 2013

;)



Life is a struggle, you will be hurt, you will fail, you will experience dark days

But...

Don't ever give up because after every storm comes a beautiful sun drenched day.

Let those events define not who you are, but who you will become because of them!


February 11, 2013

Hidup adalah Proses Belajar


Kita pernah "DILUKAI"

Dan mungkin pernah "MELUKAI"
Tapi karena itu kita BELAJAR tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban dan memperhatikan.

Kita pernah "DIBOHONGI"

dan mungkin pernah "MEMBOHONGI"
tapi dari itu kita belajar tentang KEJUJURAN.

Andaikan kita tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini, mungkin kita tidak pernah belajar arti diri MEMINTA MAAF dan MEMBERI MAAF.

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali.

Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan,..
yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari ESOK yang lebih baik.

Hidup adalah proses.
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur.
Tanpa ada kata tua.

JATUH, berdiri lagi.
KALAH, mencoba lagi.
GAGAL, bangkit lagi.
Sampai tiba dipanggil:
"Waktunya PULANG"


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...