December 31, 2015

Bye 2015, Welcome 2016. xoxo!!


sejujurnya gw binun harus mulai dari mana. abisnya gw juga sebenarnya gatau mau nulis apa, wkwk.. jujur banget yaa gw^^ okelah... mumpung malam ini agak berbeda dari malam-malam yg lainnya, gw bakal ceritain tentang malam tahun baru gw kali ini.

malam terakhir di tahun 2015 ini tetap aja gak begitu berkesan sama gw. tapi gw tetep ngerasa bahagia di malam pergantian tahun ini. yaa samalah seperti tahun-tahun sebelumnya. gw selalu bahagia kok di momen seperti ini (lebih tepatnya berusaha keras mencoba bahagia:D). mungkin karena udah terbiasa dengan suasana yg membosankan gw jadi menikmatinya kali ya. hehehk ;p

mungkin juga gak karena itu aja.. soalnya setiap malam pergantian tahun, pasti tingkat keoptimisan dan daya imajinasi gw melonjak. gw banyak mengkhayal ini itu yg kali aja bakalan terjadi di tahun berikutnya. harapan dan doa pasti lebih banyak dipanjatkan di momen seperti ini. dan sekadar info aja, salah satu hobi gw yaa mengkhayal dan berimajinasi. biasanya kalo gw udah ngelakuin itu, setidaknya mood gw jadi lebih baik.

bicara tentang khayalan dan imajinasi, mungkin lo juga sedikit pengin tau emang apa aja sih yg gue khayalin/imajinasiin sampe-sampe jadi hobi. gw juga sebenarnya gak begitu ingat sih apa yg gw khayalin. HAHAHAHAHAHH. mereka muncul begitu saja. gak gw undang, gak gw rencanakan dan gw sendiri juga gak begitu peduli dengan khayalan gw. gw cuma sekadar mengkhayal untuk kepuasan otak kanan gw semata. wkwkwk!! gue benar-benar jujur yaaah^^

lu pasti kecewa banget yah baca postingan gw? wkwkwk.. sabar ya tong :v okelah, biar lu agak terhibur dikit, gue bakal ngasih tau sebagian harapan-harapan alias resolusi gw di tahun 2016 nanti. check it out!

PERTAMA
gue pengen berat badan gue naik dikit. bosan loh gue diejek kurus. ehtapi, ada kabar gembira ei.. kata keluarga gw, badan gw udah ada peningkatan. mereka bilang udah gak sekering dulu. aku nyaris menitihkan air mata bahagia :')

KEDUA
hmmm, yg kedua ini agak berat loh yaaah. gue sendiri gak yakin gue mampu ngelakuin ini full di tahun 2016 nanti. palingan 2-3 hari bisa, selanjutnya gue gagal. penasaran kan apaan? kakak gue. gue pengen berhenti berantem ama kakak gue di tahun 2016. berhenti marah-marah sama dia. ntahkenapa asal sama kakak gue, bawaannya emosi gitu. gue udah coba untuk nahan diri, tapi 3/4 badan dan pikiran gue kayak dikuasain roh jahat gitu setiap kali ngelihat kakak gw. ada saat-saat tertentu gw kasian sama dia karena kayanya dia begitu menderita punya adek kurangajar kaya gue. kendati demikian lekk, seperti yg sudah awak kataken tadi, iblis menguasai gw. tetap aja sulit bagi gw untuk bersikap manis sama kakak gue. but actually, gue sayang kok sama kakak gue. cuma sifat kami kayak bertolak belakang gitu. banyak sifat-sifat dia yg sangat gak gue suka. dan mungkin banyak sifat-sifat gue juga yg gak dia suka. intinya persentase kecocokan kami itu di bawah 50%. oleh karena itu, sulit bagi kami untuk akur. tapi inilah yg namanya harapan. apapun bisa terjadi bukan? semoga resolusi yg satu ini nantinya tidak jadi sekadar omong kosong^^

KETIGA
ini juga salah 1 resolusi yg BERAAAATTT SEKALI bagi gue untuk mewujudkannya. gue pengen di tahun 2016 nanti, gue benar-benar tobat dan berhenti megang kucing :( gue itu paaaaling suka ngusilin kucing. dari kecil gue semacam ada bakat gitu buat ngusilin binatang jalang yg satu itu. wajah gue adalah buktinya. di pipi atas dekat mata gue ada bekas cakaran kucing karena dulu gue suka banget gendong-gendong kucing. gue bikin kucing-kucing di rumah gue ilfeel dan akhirnya mereka naik tensi, tak mampu mengendalikan emosi, maka dicakarnya lah mukakku. dan asal lo tau, bukannya jadi menyerah, gue malah semakin bersemangat untuk ngusilin mereka. HAHAHAHAHAHA!!!!!!!!!!! *macam iblis awak ;D tapi seiring bertambahnya usia, gue jadi sayang sama kucing. yaa, sekali-sekali tetap gue usilin juga sihh :p hmm, sampe sekarang gw belum bisa membiasakan diri gw untuk kagak megang kucing. kalo ngeliat kucing itu, bawaannya pengen megang mereka, pengen ngelus rambutnya, narik kumisnya... iiihhh, tak kuase lah akoo!! oh Tuhan, bantulah aku mewujudkan harapan yg menyakitkan ini... banyak orang-orang di sekitarku yg selalu mengingatkankanku untuk mewujudkan harapan ini. aku tahu bukan karena mereka orang jahat nan terkutuk yang menginginkan aku tidak berbahagia, tapi ini demi kebaikanku karena kucing itu binatang yg terbukti membawa banyak virus :'(

TERAKHIR
gue sebenarnya manusia yg penuh dengan berton-ton harapan di kepala gue. oleh karena itu, apapun yg gue doain di pukul 00.00 bareng keluarga gue nanti, gue harap bisa terkabul di tahun 2016 mendatang.. sebagai wujud partisipasi lo, lo boleh nge-amin-kan di dalam hati. mendoakan orang lain kan gak dosa, ya gak? ;) gue juga berdoa semoga apapun yg kalian harapkan, kelak kalian akan menerima yg lebih baik dari itu. amiiinn :)

akhir kata gue mau cuma mau bilang selamat tinggal tahun 2015 yg indah, dan selamat datang tahun 2016 yg luar biasa lebih indah^^


November 15, 2015

Perdebatan Murid Pintar & Murid Bodoh, Siapa yang Benar?


Di Tiongkok pernah ada seorang guru yang sangat dihormati karena tegas dan jujur.

Suatu hari, 2 murid menghadap guru tersebut. Mereka bertengkar hebat dan nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat tentang hitungan 3x7. Murid pandai mengatakan 21, murid bodoh bersikukuh mengatakan 27. Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta guru sebagai jurinya untuk mengetahui siapa yang benar diantara mereka, sambil si bodoh mengatakan "Jika saya yang benar 3x7=27 maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh guru, tapi jika kamu yang benar ( 3x7=21 ) maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri ha ha ha!!"

Demikian si bodoh menantang dengan sangat yakin dengan pendapatnya. "Katakan guru, mana yang benar?" tanya murid pandai.

Ternyata guru memvonis cambuk 10x untuk murid pandai (orang yang menjawab 21). Si murid pandai protes keras.

Guru kemudian menjawab "Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi untuk KETIDAKARIFANmu yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tau kalo 3x7 adalah 21."

"Lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi ARIF daripada guru harus melihat 1 nyawa terbuang sia-sia!" lanjut guru.

Pesan Moral:
Jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yang tak berguna berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan, sebab secara tidak sadar kita telah membuang waktu dan energi untuk hal yang tidak perlu.

Bukankah kita sering mengalaminya?

Berdebat atau bertengkar untuk hal yang tidak ada gunanya, hanya akan menguras energi secara percuma. Ada saatnya kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yang sia-sia. Diam bukan berarti kalah, bukan?Memang tidak mudah, tapi janganlah sekali-kali berdebat dengan orang bodoh yang tidak menguasai permasalahan.

"MERUPAKAN SUATU KEARIFAN BAGI ORANG YANG BISA MENGONTROL DIRI & HINDARI KEMARAHAN ATAS SUATU KEBODOHAN" :)

October 8, 2015

Ibu Yang Bisu dan Putrinya


Pada sebuah desa, ada seorang ibu dan anak yang hidup dalam sebuah rumah kumuh. Ibunya ini seorang yang bisu, namun putrinya sangat pintar. Suatu saat teman-temannya bertanya kepadanya kenapa dia tidak bersekolah sampai sekarang. Putrinya ini pun langsung berlari pulang ke rumah kumuh tempat dia tinggal dan minta agar bisa disekolahkan oleh ibunya.

Pada hari berikutnya, sang ibu pun membawa putrinya pergi sekolah, tetapi karena rumah mereka tersebut tidak mempunyai alamat yang jelas, pihak sekolah tidak berani menerima putrinya sebagai murid disana. Sang ibu pun memohon hingga berlutut dan menangis kepada para guru disana, tetapi para guru yang disana pun tidak bisa berbuat apa-apa. Ibu dan putrinya ini pun akhirnya pulang ke rumah mereka lagi.

Pada suatu hari ketika ibu dan anak ini pergi memungut barang bekas, sang putri berhenti di depan sebuah rumah dan mendengar adanya alunan piano yang sangat indah.

Ketika sang putri berusaha mendekati rumah ini sampai ke pintu gerbangnya, tidak disangka ada seekor anjing yang langsung menggonggong ke arah putrinya. Sang ibu yang melihatnya pun langsung berlari menuju putrinya dan mengusir anjing tersebut dengan kereta dorong yang dimilikinya. Tetapi anjing tersebut malah terluka oleh kereta dorong sang ibu dan akhirnya membuat sang pemilik rumah pun keluar dari rumah dan langsung menahan kedua ibu dan anak ini di dalam rumahnya.

Tetapi ternyata sang pemilik rumah tersebut adalah seorang guru seni di sebuah sekolah swasta di kota. Guru ini pun bertanya berapakah usia putri ibu tersebut, siapa namanya, tetapi sang anak tidak tahu sama sekali karena ibunya tidak pernah memberitahunya sama sekali. Guru itu pun langsung mengatakan, "Kalau begitu, aku akan memberikanmu nama, putrimu bernama Lili dan ibu bernama Meimei." 

Guru ini pun menggunakan bahasa tubuh untuk berbicara kepada ibunya supaya dia membiarkan putrinya tinggal disana untuk belajar biola bersamanya. Sang ibu ini pun langsung meneteskan air mata dan berlutut di hadapan guru tersebut dan langsung pergi meninggalkan mereka.

Setelah lewat tak berapa lama, mama Lili ini pun memberikan uang sebanyak 1 juta kepada sang guru sebagai biaya uang sekolah anaknya yang didapatinya dari barang-barang bekas yang dipungutnya. Mama Lili dan sang guru pun sama-sama meneteskan air mata, tetapi guru ini tidak tega untuk menerima uang dari mama Lili ini. Dia pun memastikan sang anak bisa meneruskan sekolah sampai tamat SD.



Setelah setahun berlalu, Lili pun mengikuti kontes seni dalam daerahnya dan berhasil memenangkan kontes solo tersebut. Dia bahkan mendapatkan sorak-sorai dari para penonton yang menyaksikan penampilannya. Pada saat itu, ada seorang yang melihat Lili dari kejauhan sambil menenteng barang bekas yang dipungutnya, yang tidak lain tidak bukan adalah ibu Lili sendiri.

Setelah saat itu, Lili pun semakin mendalami biola yang dipelajarinya. Dia pasti akan memenangkan juara pertama pada setiap kompetisi yang diikutinya. Sang ibu pun akan selalu melihat anaknya dari kejauhan ketika dia menerima penghargaan tersebut. Sejak saat itu, Lili pun akhirnya menjadi seorang ahli biola dan mengharuskan Lili untuk pergi ke kota yang lebih besar supaya dia lebih bisa mengembangkan bakatnya lagi disana.

Sang ibu pun menunjuk jarinya ke arah langit lalu menepuk-nepuk pundak anaknya. Lili mengerti apa yang dikatakan ibunya. "Kamu harus menggapai cita-citamu setinggi langit, mama akan mendukungmu."

Di kota, Lili tidak hanya mendalami biola, dia juga mendapatkan pemasukan dari les yang dia ajarkan. Lili membawa ibunya untuk tinggal bersamanya, tetapi karena sang ibu tidak terbiasa dengan lingkungan disana, diapun kembali ke rumah kumuh tempat mereka tinggal dulunya. Ketika hendak pergi, sang ibu pun berkata dengan bahasa tubuh kepada anaknya, "Jangan merindukan ibumu ini ya, belajarlah biola dengan baik. Jika kamu bisa sukses, mama juga akan bahagia."

Setelah beberapa tahun, Lili pun mengikuti beberapa kontes dan terus memenangkannya. Dia pun tiba-tiba teringat akan ibunya yang sudah tidak dikunjunginya selama setengah tahun. Dia pun langsung pergi mencari ibunya untuk memberitahu kontes yang sudah dimenangkannya.

Tetapi ketika dia kembali ke rumah kumuh tersebut, mamanya sudah tidak ada lagi disana. Dia telah meninggal dunia dan meninggalkan penyesalan dan air mata dalam hatinya Lili.

Lili pun menyadari ada sesuatu dalam karung barang bekas yang sering dipakai oleh ibunya tersebut. Dia menemukan ada sebuah foto dan surat yang menguning di dalamnya. Dia baru menyadari bahwa dirinya adalah anak yang dipungut oleh ibunya ketika ibunya mengemis di jalan dari surat yang ditemukannya.Pada saat itu, dia langsung menangis dan berseru memanggil "mamanya" kembali..

September 27, 2015

Arti Sebuah Kesetiaan


Ini cerita nyata, beliau adalah Bapak Eko Pratomo Suyatno, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dalam memajukan industri Reksadana di Indonesia.

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi. Pak Suyatno, 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun dan dikaruniai 4 orang anak.

Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ke-3, seluruh tubuh istrinya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang. Bahkan lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja, dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum.

Untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas waktu maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang, bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari, keempat anak Pak Suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah, sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yang merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yg sulung berkata “Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak, bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”
Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-kata: “Sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak. Kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak-anaknya: “Anak-anakku… Jikalau perkawinan & hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah. Tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian. Sejenak kerongkongannya tersekat, kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.”
“Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain? Bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”

Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh dipelupuk mata Ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi narasumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno, kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa.

Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yang hadir di studio, kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru. Disitulah Pak Suyatno bercerita ”Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (waktu, tenaga, pikiran, perhatian) itu adalah kesia-siaan”

“Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu-lucu. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama. Dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit…”

Hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti, tidak usah kau tangisi hari kemarin. Kesetiaan adalah kemurnian cinta abadi.

August 3, 2015

Keep Dreaming

This is one of the SADDEST stories ever told in Hollywood.


His name is Sylvestar Stallone. One of the BIGGEST and most famous American Movie superstars.

Back in the day, Stallone was a struggling actor in every definition. At some point, he got so broke that he stole his wife's jewellery and sold it. Things got so bad that he even ended up homeless. Yes, he slept at the New York bus station for 3 days. Unable to pay rent or afford food.

His lowest point came when he tried to sell his dog at the liquor store to any stranger. He didn't have money to feed the dog anymore. He sold it at $25 only. He says he walked away crying.

Two weeks later, he saw a boxing match between Mohammed Ali and Chuck Wepner and that match gave him the inspiration to write the script for the famous movie, ROCKY. He wrote the script for 20 hours!

He tried to sell it and got an offer for $125,000 for the script. But he had just ONE REQUEST. He wanted to STAR in the movie. He wanted to be the MAIN ACTOR. Rocky himself. But the studio said NO. They wanted a REAL STAR.

They said he "looked funny and talked funny". He left with his script. A few weeks later, the studio offered him $250,000 for the script. He refused. They even offered $350,000. He still refused. They wanted his movie. But NOT him. He said NO. He had to be IN THAT MOVIE.

After a while, the studio agreed, gave him $35,000 for the script and let him star in it!

The rest is history! The movie won Best Picture, Best Directing and Best Film Editing at the prestigious Oscar Awards. He was even nominated for BEST ACTOR! The Movie ROCKY was even inducted into the American National Film Registry as one of the greatest movies ever!

And do you know the first thing he bought with the $35,000? THE DOG HE SOLD. Yes, Stallone LOVED HIS DOG SO MUCH that he stood at the liquor store for 3 days waiting for the man he sold his dog to.

And on the 3rd day, he saw the man coming with the dog. Stallone explained why he sold the dog and begged for the dog back. The man refused. Stallone offered him $100. The man refused. He offered him $500. And the guy refused. Yes, he refused even $1000. And believe it or not, Stallone had to pay $15,000 for the same dog he sold at $25 only! And he finally got his dog back!

And today, the same Stallone who slept in the streets and sold his dog JUST BECAUSE he couldn't even feed it anymore, is one of the GREATEST Movie Stars who ever walked the Earth!

Being broke is BAD. Really BAD. Have you ever had a dream? A wonderful dream? But you are too broke to implement it? Too tiny to do it? Too small to accomplish it?

Life is tough. Opportunities will pass you by, just because you are NOBODY. People will want your products but NOT YOU. It's a tough world. If you ain't already famous, or rich or "connected", you will find it rough.

Doors will be shut on you. People will steal your glory and crash your hopes. You will push and push. And yet NOTHING WILL HAPPEN. And then your hopes will be crashed. You will be broke. Damn broke. You will do odd jobs for survival. You will be unable to feed yourself. And yes, you may end up sleeping in the streets. It happens. Yes, it does.

BUT NEVER LET THEM CRUSH THAT DREAM! Whatever happens to you, keep dreaming! Even when they crush your hopes, keep dreaming! Even when they turn you away, keep dreaming! Even when they shut you down, keep dreaming!

NO ONE KNOWS WHAT YOU ARE CAPABLE OF, EXCEPT YOURSELF. People will judge you by how you look and by what you have. But please, fight on! Fight for your place in history. Fight for your glory. NEVER EVER GIVE UP! AS LONG AS YOU ARE STILL ALIVE, YOUR STORY IS NOT OVER.

Keep up the fight. Keep your dreams and hope alive. Go great! :)

July 27, 2015

Pengalaman Mengalami Granulasi


huah senangnyaa, akhirnya telingaku sembuh juga😀 setelah bolak-balik harus ke rumah sakit, tapi pada akhirnya penantian ini tidak sia-sia.

aku akan nyeritain sedikit tentang kisahku selama ini. jadi, beberapa bulan yg lalu aku ngerasain sakit di telinga kiri. aku gatau kenapa bisa gitu. yg jelas itu memang sakit banget. sampe-sampe ke gigi lagi sakitnya. ke gusi juga. bahkan ke kepala kadang!😒 jadinya kalo ngunyah makanan sakit rasanya, ngilu binggo lah pokoknya.

awalnya kupikir sumber masalahnya dari gigiku. mungkin karena sakit gigi, sakitnya jadi ampe ke telinga. ditambah lagi orang-orang terdekat meng-iya-kan dugaanku ini. tapi pada akhirnya kuputuskan untuk pergi ke dokter spesialis THT.

dokter belum bisa ngelihat apa yg menjadi penyebab telingaku sakit, karena katanya serumen (kotoran telinga)-ku masih keras. jadinya aku dikasih obat tetes telinga untuk membantu melunakkan serumen itu. aku juga dikasih obat makan, yakni parasetamol, tapi gak ku makan.. (soalnya kurasa sakitnya masih bisa ditahan sih) hehe 🤤

lalu akupun pulang dan dokter berpesan supaya 3 hari kemudian aku harus datang lagi. tapi karena ngerasa dah enakan, aku gak balik-balik lagi ke tuh dokter. sampe akhirnya aku jadi asik sendiri dengan serumen di telingaku. 😜 aku jadi suka ngorek-ngorekin telingaku, beranggapan jika semakin sering dikorek, ntar telingaku jadi bersih dan mungkin sakitnya bakalan hilang karenanya.

PADAHAL tanpa sadar, yg kulakukan itu justru memperburuk kondisi telingaku. telingaku jadi berdarah. huff, telinga yg malang 😞

karena udah berdarah gitu, aku pastinya syok lah. bahkan karena ketakutan, aku nyaris pingsan. emak juga jadi jantungan melihatku waktu itu. katanya kalo aja beneran pingsan waktu itu, dia langsung bawa aku ke rumah sakit. pret, sok iya mamak ini.

besoknya aku dan emak pergi ke rumah sakit dan dokternya bilang serumennya masih ada dan masih keras. astaga, jadi yg selama ini kukorek itu belum berarti banyak?😬 aku merasa ternodai! jadinya dia ngasih obat tetes untuk ditetesin di rumah, dan nyuruh untuk balik lagi beberapa hari kemudian. btw dokternya cewe, dan kelihatannya kikuk gitu. ini membuat aku agak meragukan dia. tapi aku harus be positive dan percaya kalo aku bisa sembuh dengan bantuannya.

beberapa hari kemudian, akupun datang ke rumah sakit lagi. telingaku dibersihkan dan akhirnya ketemulah sumber sakit yg kurasain. ternyata telingaku mengalami granulasi (pembengkakan akibat infeksi). ini disebabkan karena aku keenakan ngorek-ngorek telingaku selama ini. disitu aku agak takut dan jadi lumayan kepikiran macam-macam. 🤕 njirr, pembengkakan? daging tumbuh gitu? ahh masakk aku tumoran? di kuping lagi? 😢 tapi kemudian dokter bilang enggak apa-apa, bukan sesuatu yg berbahaya.. cuma pembengkakan kecil dan akan dikasih obat untuk membantu mengempiskannya, dan kalo ga kempis-kempis juga, maka akan diambil (semacam operasi kecil) yang menggunakan bius lokal. 

aku yg tadinya ngira telingaku bakalan sembuh hari itu juga tentunya sangat kecewa mendengar semua perkataan dokter itu.

beberapa hari kemudian aku kembali lagi ke rumah sakit. kali ini dokter yg menanganiku gak dokter yg tempo hari. ini dokternya cowo, tinggi, putih dannn BESAAARRR😣 supaya gampang, dokter ini kunamai "dokter ndut" aja.

aku agak kecewa karena dokter yg menanganiku diganti. bukan karena tuh dokter ndut kelihatan serem ato gak bisa dipercaya, toh bukannya aku mau dia gigit ato apa.. (hmm walau auranya memang sedikit tidak bersahabat). tapi, sebenernya yg bikin ilfeel itu adalah kenyataan bahwa aku udah ketemu 3 dokter yg berbeda untuk 1 penyakit. ketika sudah mulai terbiasa, ehh harus beradaptasi lagi dengan dokter baru yg tentunya cara penanganannya berbeda. bukannya apa, cuma takut aja. soalnya ini memang kali pertama.. jadi kadang ada pemikiran negatif, takut inilah itulah.. tapiii, ujung-ujungnya aku pasrah aja sih hmmm dasar payah, dasar lemah!

dokter ndutpun ngelihat dan membersihkan telingaku sekali lagi. kemudian aku dibawa ke suatu ruangan. tampaknya ruangan yg sedikit memiliki privasi atau semacamnya karena emak gak dibolehin masuk ke dalam. aku masuk dan ketemu ama dokter lainnya lagi. aku ga bisa liat wajahnya. dia makek masker tapi keliatannya umurnya dah 30-an gitu *plakk, gak penting banget yakk..

aku disuruh berbaring ama tuh dokter dan dia pun mulai memeriksa dengan alat-alat yg gak begitu kuperhatikan. satu-satunya alat yg sempat kutengok adalah semacam mikroskop ato apa gitu dan dia menggantung di atas kepalaku. tuh dokter mulai melihat telingaku dengan alat itu.

paling ngilu tuh pas telingaku mulai diutak-atik sama dia. sakiiitt, vroh. kadang dihisap tuh telinga, dimasukin cairan, dihisap lagi, dicongkel, dimasukin cairan lagi, dihisap lagi, dicongkel lagi. terus-menerus gituu. selama tuh proses kayanya aku juga dikasih bius gitu, soalnya kadang-kadang aku bakal ngerasa semacam pusing ato mungkin lebih tepatnya ngantuk kaya agak hilang kesadaran. dan kalo udah rada ngantuk gitu, dokter bakalan berhenti untuk melakukan hal-hal yg kusebutkan di atas sampe ngantuknya hilang.

yg dilakukan dokter itu sebenarnya adalah mengambil bengkak atau granula di telingaku itu. tapii, wuanjirr, dah dibius kok masih sakit aja tuhh😔

setelah tuh proses selesai, telingaku rasanya tajam banget. semua yg kudengar sangat keras dan BISINGG!! kepalaku penuh dengan suara-suaraa. ini membuatku agak gak nyaman, tapi kata dokter entar akan berdaptasi kok lama-lama.

aku dan dokter ndut pun keluar dari ruangan itu meninggalkan dokter yg tadi. sekilas saat mau keluar, aku melihat wajahnya dan ternyata dia cukup tamfaann hahahahaaha😝

dokter ndut pun memberikan resep obat. dia menyuruhku balik lagi beberapa hari kemudian untuk kontrol. dan hari itu adalah hari inii... hari dimana aku dinyatakan sembuh oleh para dokter ituu😊

tadi pas telingaku diperiksa sama dokter tamfan itu, katanya telingaku udah bagus tapi aku disuruh kontrol lagi bulan depan. tadi dia sempat nanyain aku juga dan ketawa gitu samaku. setelah aku lihat-lihat ternyata dia memang tamfaan dan berkharisma wkwkwkw😝 sebelum keluar dari ruangannya, kusempatkan mengucapkan terimakasih kepadanya hehehe..

aku dan dokter ndut pun keluar dan dokter ndut menuliskan data-data yg kumiliki, setelah itu aku pulang hahahaha ntahapa-apa yg kubilangiii😂



oke... begitulah kisahnya. di akhir kata, aku mau berpesan sama situ-situ sekalian, jangan pernah ngorek-ngorek telinga! 🙅 telinga cukup dibersihkan di bagian luarnya aja. entar bisa infeksi. cukuplah aku saja yg mengalami seperti ini, jangan sampai kalian merasakan hal seperti ini juga. karena ini akan sangat merepotkan. okeee, bhayy!!!! 😏



Dendam Melemahkanmu, Jadilah Pemaaf :)


Pada sebuah sekolah, seorang guru mengajarkan sesuatu pada murid-muridnya. Beliau meminta agar para murid membawa sebuah kantong plastik besar dan mengisinya dengan kentang. Kentang-kentang itu mewakili setiap orang yang pernah menyakiti hati mereka dan belum dimaafkan. Setiap kentang yang dibawa, dituliskan sebuah nama orang yang pernah menyakiti hati murid-murid itu.

Beberapa murid memasukkan sedikit kentang, sebagian membawa cukup banyak. Para murid harus membawa kentang dalam kantong itu kemanapun mereka pergi. Menemani mereka belajar, dibawa pulang, dibawa lagi ke sekolah, diletakkan di samping bantal mereka saat tidur, pokoknya, kentang dalam kantong itu tidak boleh jauh dari mereka.

Makin hari, makin banyak murid yang mengernyitkan hidung karena kentang-kentang itu mulai mengeluarkan aroma busuk.
"Apakah kalian telah memaafkan nama-nama yang kalian tulis pada kulit kentang itu?" tanya sang guru.
Para murid tampaknya sepakat untuk belum bisa memaafkan nama-nama yang telah memaafkan mereka.
"Jika demikian, kalian tetap harus membawa kentang itu kemanapun kalian pergi,"

Hari demi hari berlalu. Bau busuk yang dikeluarkan kentang-kentang itu semakin membusuk. Banyak dari mereka yang akhirnya menjadi mual, pusing dan tidak nafsu makan karenanya. Akhirnya, mereka membuang kentang-kentang itu ke dalam tempat sampah. Dengan asumsi mereka juga memaafkan nama-nama yang mereka tulis di atas kulit kentang.

"Nah, para murid, dendam yang kalian tanam sama seperti kentang-kentang itu. Semakin banyak kalian mendendam, semakin berat kalian melangkah. Semakin hari, dendam-dendam itu akan membusuk dan meracuni pikiran kalian," ujar sang guru sambil tersenyum.

Para murid hanya terdiam, meresapi setiap perkataan guru mereka.
"Karena itu, sekalipun kalian menyimpan dendam pada orang lain, atau mereka pernah menyakiti hati kalian, maafkanlah mereka dan lupakan yang pernah mereka lakukan, jadikan hal itu sebagai pembelajaran dalam hidup kalian. Dendam sama seperti kentang-kentang busuk itu, kalian bisa membuangnya ke tempat sampah,"

Para murid tersenyum. Sejak hari itu, mereka belajar untuk menjadi manusia yang pemaaf dan tidak mudah menyimpan dendam. Hidup mereka tenang tanpa terbebani bau busuk yang akan merusak pikiran dan tubuh.

RENUNGAN: Kisah ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjadi manusia yang pemaaf. Sekalipun dendam tidak kita rasakan beratnya secara fisik, tetapi secara mental akan melemahkan langkah Anda, membuat hidup Anda tidak nyaman. Maafkanlah mereka yang pernah menyakiti Anda dan hirup udara segar kebebasan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...