June 23, 2016

Hujan Hijau

kubuka mataku karena mendengar suara jam.
hari terasa baru namun ternyata sama saja.
sehingga tanpa memikirkan apapun, aku hanya pergi seperti biasanya ke tempat yg sama setiap hari.
tapi di sebelah sana ada tempat yg belum pernah kudatangi.
itu besar dan tinggi, bahkan untuk membayangkannya saja aku belum pernah. ׄ×
tapi aku ingin memanjat dinding itu! :D

angin bilang padaku dunia ini kasar.
tapi jika hanya tetap seperti ini, aku pikir semuanya akan baik-baik saja.
ada begitu banyak pertanyaan di kepalaku. >_<°
siapa yg bisa menjawabnya? aku menunggu tiada henti. T^T
namun satu-satunya yg dapat menjawab pertanyaan itu hanyalah diriku sendiri. :'D

saat kita salah mengambil jalan atau mendapati rintangan, dan kita berhenti, lalu apa yg seharusnya kita lakukan?
saat kita berhasil melewati jalan itu, wajah seperti apa yg akan kita miliki?


ku ingin sembunyikan hatiku yg sedikit gugup ini...
dan aku ingin menggenggam erat tanganmu sambil berlari.
kita akan jadi lebih segar di hujan hijau yg lebat ini. ~
aku biasanya kekanakan.. biasanya tidak dewasa..
namun kau adalah alasan mengapa aku menjadi dewasa, karena matamu yg percaya padaku.
satu senyumanmu, sudah cukup bagiku. :)



May 25, 2016

Ginting dan Penjual Es Dawet


Ginting, seorang asal Medan yg agak tuli, baru pertama kali ke Jogja. Suatu hari ia ingin sekali minum minuman khas daerah Jogja, yaitu es dawet (cendol).

Ginting: "Mbak, beli dawetnya."
Mbak : "Sampun telas, mas."
Ginting: "Iya dong, tampung di gelas ya Mbak ..."
Mbak : "Mboten wonten, mas."
Ginting: "Betul, memang saya suka pake santen..."
Mbak : ......"Ojo ngono, mas."
Ginting: "Aku sudah tau Mbak, yg ijo-ijo itu kan? Di Jakarta, namanya cendol!" Mbak : (agak kesal) "Kowe sinting ya?"
Ginting: "Lho!? Kok Mbak bisa tau namaku Ginting...?"
Mbak : (tambah kesal) "Wong edan!"
Ginting: "Wah .. Mbak hebat sekali! Saya memang orang Medan!"
Mbak : (mulai menggerutu) "Ora duwe otak!"
Ginting: "Benar ... benar, Mbak!! Saya orang Batak! Ha..ha..ha... Horas!"
Mbak : (stres) "Dasar budeg!!!"
Ginting: "Yang aku pesan dawet Mbak... bukan gudeg!"
Mbak : *meledak*



April 30, 2016

I Smile, Don't Cry :)

hai... apa kabar? sehat kan? pasti sehat ^^

heumm, waktu berjalan cepat sekali, ya. menurutku sih begitu, bagaimana menurutmu? oke, sepertinya aku tidak butuh pendapatmu. karena disini aku yang mau curhat! kau! disini kau cuma pembaca! tugasmu ya hanya membaca saja! jangan banyak berpikir dan... eh,... maaf aku terbawa suasana.

akhir-akhir ini aku hanya merasa sepertinya waktu cepat sekali berjalan. ternyata sudah 17 tahun lebih beberapa bulan aku di dunia ini. seperti mimpi, tak kusangka aku sudah sebesar dan SETUA iniii !!! huaaa, aku ingin dilahirkan kembaliii T^T umur sudah sebanyak itu, artinya sudah harus memikirkan masa depan. tapi aku merasa lebih banyak berpikir daripada bertindaknya *ups! ๐Ÿ˜ช oke stop, ini bukan saatnya untuk stres lagi. aku sudah punya rancangan masa depanku kok, santai azzaaa... hidup jangan diberat-beratkan. kita hidup untuk hari ini saja sudah cukup. jangan suka mengeluh. bukan begitu?

hey kau pembaca! kenapa diam saja?!
jawab iya! atau setidaknya anggukkan kepalamu! -_- tidak bisakah sedikit saja kau berpura-pura menghargaiku. huh, aku terbawa suasana lagi kan jadinya.

baiklah, akan kulanjutkan. sudah sampai dimana tadi? oke, aku pikir tadi itu sudah sampai ke intinya. lain waktu mungkin akan kuceritakan yang lebih menarik lagi.

sampai jumpa,
dan
selamat menikmati...
kebingunganmu sendiri

HA๐Ÿ‘ฟHA๐Ÿ‘ฟHA๐Ÿ‘ฟHA๐Ÿ‘ฟHA๐Ÿ‘ฟ uhuk, maaf terbawa suasana.๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ




February 17, 2016

Hanya Isyarat


"Aku jatuh cinta pada seseorang yang bahkan sampai hari ini pun aku tak tahu warna matanya."

"Aku, yang merasakan apa yang kau rasakan. Yang mendamba untuk mengalami. Aku, yang telah menuliskan surat-surat cinta padamu. Surat-surat yang tak pernah sampai."

"Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali."

"... karena cinta adalah mengalami."

"Kadang-kadang, pilihan terbaik adalah menerima."

"Tuhan, jika nanti aku jatuh cinta pada cinta yang baik, jatuhkan aku sejatuh-jatuhnya."

"... dan usai tangis ini, aku akan berjanji. Untuk diam, duduk di tempatku. Menanti seseorang yang biasa saja."

(Quotes by: Dewi Lestari)

January 1, 2016

Everyone Needs Somebody Who Can Understand


Ada seorang petani hendak menjual beberapa ekor anak anjing. Ia membuat papan pengumuman ”Jual anak anjing” dan memakukannya pada sebuah tiang di ujung halamannya. Sementara ia sedang memakukan papan itu, ia merasa seseorang menarik pakaian kerjanya. Ia menengok dan melihat seorang anak kecil.

”Berapa harga satu anak anjing yang bapak jual?” tanya anak kecil itu.

Petani itu pun menjawab, ”Anak-anak anjing ini dari ras unggul dan harganya cukup mahal.”

Anak itu menundukkan kepalanya sejenak. Lalu merogoh sakunya, ia mengeluarkan segenggam uang receh dan menyodorkannya kepada sang petani. ”Saya mempunyai uang dua puluh ribu. Apakah cukup untuk melihat-lihat?”


Petani tersenyum dan bersiul. Dari kandang anjingnya, berlarilah anjing betina dan diikuti empat ekor anak anjing. Tapi ada satu anak anjing yang tertinggal jauh di belakang. Anak anjing itu pincang dan berusaha menyusul.

Anak itu bertanya, "Apa yang salah dengan anjing kecil itu?"

Petani menjelaskan bahwa ketika dilahirkan, anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

”Saya mau yang itu!” kata anak itu, sambil menunjuk pada anak anjing yang cacat itu.

Sang petani berlutut di samping anak itu dan berkata, ”Nak, jangan yang itu. Anjing itu takkan pernah dapat berlari dan bermain seperti yang kamu inginkan.”

Mendengarnya, anak itu terdiam, dan mulai menggulung salah satu kaki celananya. Dari balik celana itu, tampaklah sepasang kaki yang cacat. Sambil memandang kepada sang petani, ia berkata, ”Pak, saya pun tidak terlalu cepat dalam berlari, melompat dan bermain sebagaimana anak lelaki lain. Dan anjing itu membutuhkan seseorang yang mengerti.”

Dunia ini membutuhkan seseorang yang mau mengerti...


December 31, 2015

Bye 2015, Welcome 2016. xoxo!!


sejujurnya gw binun harus mulai dari mana. abisnya gw juga sebenarnya gatau mau nulis apa, wkwk.. jujur banget yaa gw^^ okelah... mumpung malam ini agak berbeda dari malam-malam yg lainnya, gw bakal ceritain tentang malam tahun baru gw kali ini.

malam terakhir di tahun 2015 ini tetap aja gak begitu berkesan sama gw. tapi gw tetep ngerasa bahagia di malam pergantian tahun ini. yaa samalah seperti tahun-tahun sebelumnya. gw selalu bahagia kok di momen seperti ini (lebih tepatnya berusaha keras mencoba bahagia:D). mungkin karena udah terbiasa dengan suasana yg membosankan gw jadi menikmatinya kali ya. hehehk ;p

mungkin juga gak karena itu aja.. soalnya setiap malam pergantian tahun, pasti tingkat keoptimisan dan daya imajinasi gw melonjak. gw banyak mengkhayal ini itu yg kali aja bakalan terjadi di tahun berikutnya. harapan dan doa pasti lebih banyak dipanjatkan di momen seperti ini. dan sekadar info aja, salah satu hobi gw yaa mengkhayal dan berimajinasi. biasanya kalo gw udah ngelakuin itu, setidaknya mood gw jadi lebih baik.

bicara tentang khayalan dan imajinasi, mungkin lo juga sedikit pengin tau emang apa aja sih yg gue khayalin/imajinasiin sampe-sampe jadi hobi. gw juga sebenarnya gak begitu ingat sih apa yg gw khayalin. HAHAHAHAHAHH. mereka muncul begitu saja. gak gw undang, gak gw rencanakan dan gw sendiri juga gak begitu peduli dengan khayalan gw. gw cuma sekadar mengkhayal untuk kepuasan otak kanan gw semata. wkwkwk!! gue benar-benar jujur yaaah^^

lu pasti kecewa banget yah baca postingan gw? wkwkwk.. sabar ya tong :v okelah, biar lu agak terhibur dikit, gue bakal ngasih tau sebagian harapan-harapan alias resolusi gw di tahun 2016 nanti. check it out!

PERTAMA
gue pengen berat badan gue naik dikit. bosan loh gue diejek kurus. ehtapi, ada kabar gembira ei.. kata keluarga gw, badan gw udah ada peningkatan. mereka bilang udah gak sekering dulu. aku nyaris menitihkan air mata bahagia :')

KEDUA
hmmm, yg kedua ini agak berat loh yaaah. gue sendiri gak yakin gue mampu ngelakuin ini full di tahun 2016 nanti. palingan 2-3 hari bisa, selanjutnya gue gagal. penasaran kan apaan? kakak gue. gue pengen berhenti berantem ama kakak gue di tahun 2016. berhenti marah-marah sama dia. ntahkenapa asal sama kakak gue, bawaannya emosi gitu. gue udah coba untuk nahan diri, tapi 3/4 badan dan pikiran gue kayak dikuasain roh jahat gitu setiap kali ngelihat kakak gw. ada saat-saat tertentu gw kasian sama dia karena kayanya dia begitu menderita punya adek kurangajar kaya gue. kendati demikian lekk, seperti yg sudah awak kataken tadi, iblis menguasai gw. tetap aja sulit bagi gw untuk bersikap manis sama kakak gue. but actually, gue sayang kok sama kakak gue. cuma sifat kami kayak bertolak belakang gitu. banyak sifat-sifat dia yg sangat gak gue suka. dan mungkin banyak sifat-sifat gue juga yg gak dia suka. intinya persentase kecocokan kami itu di bawah 50%. oleh karena itu, sulit bagi kami untuk akur. tapi inilah yg namanya harapan. apapun bisa terjadi bukan? semoga resolusi yg satu ini nantinya tidak jadi sekadar omong kosong^^

KETIGA
ini juga salah 1 resolusi yg BERAAAATTT SEKALI bagi gue untuk mewujudkannya. gue pengen di tahun 2016 nanti, gue benar-benar tobat dan berhenti megang kucing :( gue itu paaaaling suka ngusilin kucing. dari kecil gue semacam ada bakat gitu buat ngusilin binatang jalang yg satu itu. wajah gue adalah buktinya. di pipi atas dekat mata gue ada bekas cakaran kucing karena dulu gue suka banget gendong-gendong kucing. gue bikin kucing-kucing di rumah gue ilfeel dan akhirnya mereka naik tensi, tak mampu mengendalikan emosi, maka dicakarnya lah mukakku. dan asal lo tau, bukannya jadi menyerah, gue malah semakin bersemangat untuk ngusilin mereka. HAHAHAHAHAHA!!!!!!!!!!! *macam iblis awak ;D tapi seiring bertambahnya usia, gue jadi sayang sama kucing. yaa, sekali-sekali tetap gue usilin juga sihh :p hmm, sampe sekarang gw belum bisa membiasakan diri gw untuk kagak megang kucing. kalo ngeliat kucing itu, bawaannya pengen megang mereka, pengen ngelus rambutnya, narik kumisnya... iiihhh, tak kuase lah akoo!! oh Tuhan, bantulah aku mewujudkan harapan yg menyakitkan ini... banyak orang-orang di sekitarku yg selalu mengingatkankanku untuk mewujudkan harapan ini. aku tahu bukan karena mereka orang jahat nan terkutuk yang menginginkan aku tidak berbahagia, tapi ini demi kebaikanku karena kucing itu binatang yg terbukti membawa banyak virus :'(

TERAKHIR
gue sebenarnya manusia yg penuh dengan berton-ton harapan di kepala gue. oleh karena itu, apapun yg gue doain di pukul 00.00 bareng keluarga gue nanti, gue harap bisa terkabul di tahun 2016 mendatang.. sebagai wujud partisipasi lo, lo boleh nge-amin-kan di dalam hati. mendoakan orang lain kan gak dosa, ya gak? ;) gue juga berdoa semoga apapun yg kalian harapkan, kelak kalian akan menerima yg lebih baik dari itu. amiiinn :)

akhir kata gue mau cuma mau bilang selamat tinggal tahun 2015 yg indah, dan selamat datang tahun 2016 yg luar biasa lebih indah^^


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...