January 22, 2013

Xixixi :D

Chef Juna lagi ngeliatin gue lagi pelukan ama cowo
laen, liat deh tampangnya.. Broken heart gitu kan :/
Chef Juna pengen juga gue peluk, makanya dia gigit jari gituu

Chef Juna persiapan nimpuk cowo yg meluk gue

Chef Juna mau ngambil hatikuu,
ohh tidaaakk
Chef Juna lagi minta dicium ama gue

Chef Juna kegirangan setelah gue cium :D

Chef Juna nerima piala Panasonic Award karena berhasil
dicium ama gue

HUAHAHAHAHAHA. Becanda doang yaaa hahahaha 

Chef Juna's Quote



HaHaHaHa, post-nya cuman gini doang!!  Ga tau gue mau nulis apa, abisnya otak gue lagi dipinjem Patrick. Intinya, gambar ini interesting dan ada wajah 'pacar' gue *wkwk*

January 10, 2013

Untuk Direnungkan



Mengapa kita menutup mata ketika kita tertidur...?
Ketika kita menangis...?
Ketika kita membayangkan...?
Ketika kita berciuman...?
Itu karena hal terindah di dunia ini tidak terlihat...

Kita semua agak aneh...

Dan hidup itu sendiri juga agak aneh...
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keanehannya sejalan dengan kita...
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan cinta...

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan...

Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah bahwa melepaskan bukanlah akhir dunia...
Melainkan suatu awal kehidupan baru...

Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis...

Mereka yang terluka...
Mereka yang telah mencari...
Dan mereka yang telah mencoba...
Karena hanya merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang-orang yang telah menyentuh kehidupan mereka...

Cinta yang agung...

Adalah ketika dia membuatmu menitikkan air mata dan kau masih peduli terhadapnya...
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kau masih menunggunya dengan setia...
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kau masih bisa tersenyum dan berkata "aku turut berbahagia untukmu..."

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu...

Biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi...
Ingatlah bahwa kau mungkin menemukan cinta dan kehilangannya...
Tapi ketika cinta itu mati...
Kau tidak perlu mati bersamanya...

Orang yang terkuat bukanlah mereka yang selalu menang...

Melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh...
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan...
Kau belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri dan menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada...
Yang ada hanya penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup yang telah kau buat...

Teman sejati mengerti ketika kau berkata "aku lupa..."

Menunggu selamanya ketika kau berkata "tunggu sebentar..."
Tetap tinggal ketika kau berkata "tinggalkan aku sendiri..."
Membuka pintu meski kau belum mengetuk dan berkata "bolehkah saya masuk?"

Mencintai bukanlah bagaimana kau melupakan melainkan bagaimana kau memaafkan...

Bukanlah bagaimana kau mendengarkan melainkan bagaimana kau mengerti...
Bukanlah apa yang kau lihat melainkan apa yang kau rasa...
Bukanlah bagaimana kau melepaskan melainkan bagaimana kau bertahan...

Lebih berbahaya menangis di dalam hati daripada meneteskan air mata....

Air mata yang menetes dapat dihapus...
Sementara air mata yang tersembunyi akan membekas selamanya...

Dalam percintaan...

Kita jarang sekali menang...
Tetapi ketika cinta itu tulus....
Meskipun kita kalah kita tetap menang...
Hanya karena kita berbahagia dapat mencintai seseorang lebih dari kita mencintai diri kita sendiri...

Akan tiba saatnya di mana kita harus berhenti mencintai seseorang...

Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita...
Melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya...

Terkadang...

Orang yang paling kau cintai adalah orang yang paling sering menyakitimu...
Dan terkadang...
Teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu...
Adalah cinta yang tak kau sadari...

Seringkali...

Orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu...
Karena takut kau akan berpaling dan memberi jarak...
Dan bila suatu saat ia pergi...
Kau akan menyadari bahwa dialah cinta yang kau cari selama ini...

December 14, 2012

Angka Sial Jadi Angka Favorit Chef Juna


Chef JunaJakarta – Angka 13 oleh banyak orang dianggap sebagai pembawa sial. Namun bagi Chef Juna, Chef terkenal yang juga juri Master Chef Indonesia itu angka 13 justru menjadi angka favorit. Executive chef Jack Rabbit ini menjelaskan ia menyukai angka tersebut karena banyak orang yang tidak menyukainya. "Saya suka angka 13 karena banyak orang yang tidak suka dan takut akan angka itu," katanya sambil tersenyum.
Selain angka 13, Chef Juna mengakui kalau ia juga menjadikan angka 8 sebagai angka favorit. Menurutnya angka 8 adalah simbol dari kesempurnaan. "Angka 8 saya suka karena menurut saya angka tersebut perfect, ada dua bulat di angka tersebut," ujar Chef yang sering menyajikan makanan dengan angka 8 dan 13 tersebut.
Namun walaupun sering memakai angka 8 dan 13 dalam sebuah masakan, menurut Chef Juna tidak bisa selalu menjadi patokan baginya, karena terkadang untuk memasak jumlah tersebut tidak bisa digunakan. "Walaupun suka dengan dua angka tersebut, tapi saya tidak bisa selalu menggunakan angka tersebut saat masak, misalnya saat penyajian, terkadang jumlah 8 terlalu sedikit dan 13 terlalu banyak," ungkapnya menutup percakapan.


Sumber: http://idc.centroone.com/index.php/lifestyle/2011/10/1y/angka-sial-jadi-angka-favorit-chef-juna/

Chef Juna: Itu Hal yang Sangat Memalukan



Chef Juna foto isna
Chef Juna (Foto: Isna)
Sewaktu SMA, Chef Juna menyukai musik metal. Di rumah, ia punya sekitar 200 buah kaus yang semuanya berwarna hitam. Setelah menikah, ia menggemari kaus putih.
“Sampai-sampai dulu mantan istri saya meledek, mau kondangan, ya? Sekarang sih, kesukaan saya pada aliran musik ini sudah agak berkurang. Mungkin karena sudah tua, ya, jadi agak pusing juga kalau terus-menerus mendengarnya,” ujarnya sambil tersenyum.
Rock alternatif sekarang lebih banyak jadi pilihan musik Juna. Kalau sedang dalam keadaan santai dan tenang, ia memilih mendengarkan jazz atau soul. Ditanya pernah menyanyi atau tidak, ia menjawab malu. “Pernah juga menyanyi, tapi buat saya itu hal yang sangat memalukan, jadi tidak perlu diulang lagi, hahaha,” tuturnya terbahak.
Semasa bekerja di restoran di Amerika dulu, Juna terbiasa datang pukul 09.00, dua jam sebelum jam buka restoran. Sambil menyiapkan masakan, ia mendengarkan musik. “Seperempat jam sampai lima menit sebelum restoran buka pukul 11.00, musik saya matikan. Saat itu, semua masakan sudah harus siap,” imbuhnya. 
Hasuna

Sumber: http://www.tabloidnova.com

Chef Juna: Ogah Masak di Rumah





Siapa bilang Chef Juna (37) galak, belagu, jutek bin nyebelin? Wait, itu cuma di Master Chef Indonesia kok. Saat Wonder Teen mewawancarai Juna, doi itu gokil, baik hati, doyan bercanda dan smart abesss.

Cowok kelahiran Jakarta, 20 Juli 1975 ini memegang prinsip: serius, tekun, disiplin, fokus dan perfeksionis ketika bekerja. Wajar dunkzzz chef ganteng ini punya seabrek fans loyal. Smile









Trivia:

• Juna pertama punya tato umur saat umur 15 tahun. Tato di bagian punggung bergambar ukiran Bali, ikan hiu dan lumba-lumba itu ia buat di Bali memakai jarum jahit dan mesin buatan tukang tatonya.

• Dapur di rumahnya gak pernah dipakai untuk masak. “Masak iya saya harus kerja lagi di rumah? Mending saya telefon layanan pesan antar atau makan siomay dan mie ayam di pinggir jalan.”

• Di Master Chef Indonesia 2, Juna dianugerahi indra ke-6. Ia seperti diberi kekuatan untuk mengetahui siapa kontestan yang akan pulang. “Itu beneran terjadi. Saya juga bingung.”

• Gak terbersit di hati Juna menjadi chef. Ia berangkat ke Amrik untuk sekolah pilot. “Ketika sekolahnya mandeg, ibu saya gak punya biaya lagi, ya sudah saya akhirnya kerja aja di restoran.”

• Jadi chef itu ibarat kutukan. “Di US, kami kerja dari pagi sampai larut malam. Orang libur, kami kerja. Kami gak pernah merayakan Valentine's day, malam tahun baru atau any other holiday.”

• Hal yang sangat ditakuti Juna adalah gagal menjadi suami yang baik dan gagal menjadi ayah yang baik. “Saya dibesarkan dari broken home familySomeday, saya berharap saya selalu ada untuk mengantar dan menonton anak saya bermain bola atau saat ia bertanding karate.”

• Juna pernah nangis karena Bagus, kontestan Master Chef 2. “Saya nangis karena gedeg dan gondok. Bukan Bagus aja, kontestan lain banyak yang bisa masak, tapi otaknya gak dipakai. Masak seharusnya bukan pakai hati aja.”

• Juna pengin loh jadi kontestan di Master Chef Indonesia. “Acara ini life changing moment. Zaman saya dulu gak ada kompetisi dengan kesempatan sebagus ini.”

• Pssttt... Juna mendapat tawaran menjadi orang penting nomor 2 Iron Chef di Jepang loh.

Sumber: http://www.teen.co.id

November 25, 2012

Chef Juna, Pria 'Most Wanted' Tahun Ini



Sosok arogan, terkesan galak, dan kata-kata yang sering menyakitkan. Hampir semua masyarakat mengenal sosok Chef Juna dengan predikat ini. Namun, siapa sangka, dibalik itu semua, ternyata ia termasuk sosok pria yang paling dicari.
Namanya semakin melejit ketika tampil menjadi juri dalam ajang 'Master Chef Indonesia'. Ia termasuk salah satu juri yang memang mendapat celaan dari masyarakat, karena komentarnya yang menyakitkan saat menilai sebuah masakan. Tapi justru ini yang kemudian menjadi perhatian.
Juna Rorimpandey, ia baru saja memegang predikat sebagai Most Wanted Male versi Yahoo OMG, mengalahkan Raffi Ahmad, Iko Uwais, dan dua nominator lainnya. "Saya masih merasa nggak percaya, tapi saya amat sangat berterima kasih sekali. Ini artinya saya telah melakukan yang terbaik, melalui dunia kuliner," kata Chef Juna saat ditemui di Balai Kartini, Gatot Subroto, Jakarta.
Tak hanya itu, penampilannya di layar kaca juga bukan semata-mata untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang chef handal. Juna justru ingin mencoba menghidupkan kembali dunia kuliner dengan caranya sendiri.
Menurutnya karakternya saat tampil di televisi, adalah caranya untuk menunjukkan ketegasannya dalam bekerja."Yang dilihat di tv itu belum seberapa dari keseharian saya. Soal pekerjaan saya justru orang yang tegas dan disiplin. Jadi itu bukanlah hal yang aneh menurut saya," ucapnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...